Website Berita Informasi Seputar Perkembangan Otomotif Terbaru dan Terupdate

Honda Brio Satya 2025 Hitung Biaya Pajak Tahunan Sebelum Beli

Honda Brio Satya 2025 Hitung Biaya Pajak Tahunan Sebelum Beli – Honda Brio Satya menjadi salah satu pilihan mobil hatchback favorit di Indonesia. Selain desainnya yang kompak dan modern, Brio Satya juga dikenal hemat bahan bakar dan cocok untuk digunakan di perkotaan. Namun, sebelum memutuskan untuk membeli, penting bagi pemilik mobil mengetahui besaran pajak tahunan yang harus dibayarkan. Berikut ulasan lengkapnya slot terpercaya untuk tahun 2025.

Berapa Besar Pajak Honda Brio Satya 2025?

Pajak kendaraan bermotor (PKB) Honda Brio Satya ditentukan berdasarkan beberapa faktor, termasuk tahun pembuatan, tipe kendaraan, dan wilayah tempat kendaraan terdaftar. Untuk Brio Satya terbaru keluaran 2023 hingga 2025, rata-rata PKB tahunan berada di kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta. Besaran ini bisa sedikit berbeda tergantung Provinsi atau Kota karena adanya faktor tambahan seperti biaya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan).

Faktor yang Mempengaruhi Pajak

Biaya Tambahan yang Perlu Diperhitungkan

Selain pajak pokok, pemilik mobil juga harus membayar SWDKLLJ. Untuk Brio Satya, biaya SWDKLLJ sekitar Rp 143 ribu per tahun. Jadi, total biaya tahunan (PKB + SWDKLLJ) biasanya berkisar antara Rp 1,6 juta hingga Rp 2,6 juta.

Cara Membayar Pajak Honda Brio Satya

Pembayaran pajak kini lebih mudah dengan adanya sistem online. Pemilik mobil bisa menggunakan aplikasi Samsat Digital Nasional (ND-Samsat) atau datang langsung ke kantor Samsat terdekat. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank, minimarket, atau kantor Samsat. Pastikan selalu menyimpan bukti pembayaran untuk keperluan administrasi.

Tips Agar Pajak Tidak Menumpuk

Kesimpulan

Memiliki Honda Brio Satya memang menyenangkan karena hemat bahan bakar, nyaman, dan lincah di kota. Namun, kewajiban membayar pajak tahunan tidak bisa diabaikan. Untuk tahun 2025, pemilik Brio Satya perlu menyiapkan dana sekitar Rp 1,6 juta hingga Rp 2,6 juta tiap tahun. Dengan membayar tepat waktu dan memahami biaya tambahan seperti SWDKLLJ, pemilik mobil bisa tetap tenang menikmati perjalanan tanpa khawatir masalah administrasi.

Exit mobile version